Wednesday, April 23, 2014

Tanah anarki

Ini tanah anarki, dimana dengki merajai negeri

Pemimpin sibuk cari kursi dengan modal janji-janji dan uang dua puluh ribu, cukup indah untuk dipakai menipu

Penipu ulung yang kurang beruntung tak bisa duduk di istana, rumah sakit jiwa jadi pelampiasan mereka.

Ditanah anarki, koalisi untuk memajukan negeri hanya bungkusan untuk mencari kesempatan menikam

Rakyat seolah ditakdirkan untuk melarat sementara konglomerat barat nyaman beristirahat dengan cukong keparat

Tanah anarki, tempat nyaman untuk menebar janji dan korupsi

NN GBS

Saturday, April 19, 2014

Aku dan perempuan bermata biru


Ini tentang aku yang tak lelah menjadi pengagum rahasiamu
Dibalik kaca kusam, pandangan terarah tajam ke perempuan bermata biru dengan polesan jilbab ungu

Muka sayu dengan tatapan malu-malu, masih kupandangi lewat jendela dengan kaca kusam.

Lewat kaca kusam pikiran ku menerawang masa depan
Andai bisa bersanding diantara aku, penghulu dan kamu
Rasanya bahagia adalah kata wajib

Sayangnya cinta hanya tumbuh 3 hari meski benihnya ku jaga dihati.

Dengan tega memangkas, disaat harum bunga dan cinta mulai berbekas

Selain matamu yang ternyata tak berwarna biru, cintamu juga palsu

Aku mohon tidak ada rasa benci yang hadir untuknya meski luka- luka yang tertinggal cukup dalam

Setidaknya bukan kematian yang memisahkan kita tapi pendirian yang berubah haluan mencari pria idaman selain aku

Diujung penantian, perempuan dengan softlens berwarna biru
Dengan seluruh luka yang kau beri, tiada benci terhadapmu

NN GBS

Thursday, April 17, 2014

generasi anti keluh


generasi muda yang anti ngeluh ketika HP sepi
tak resah bila tak ada notifikasi BBM,twitter hingga FB
tetap semangat meskipun tak ada yang mengucapkan udah makan ? dan selamat pagi

bukan generasi selfie, hobby foto diri dengan behel di gigi
bukan generasi nunduk, pemijat sejati HP terkini
bukan penabung janin, 2 bulan nikah tapi sudah punya bocah

negara ini tidak dibangun oleh generasi "uyuhan"
lihatlah gajah mada yang menyatukan nusantara
seorang pemuda yang dengan kukuh pemegang sumpah palapa
ksatria yang tak punya akun twitter tetapi tetap "pinter"

negeri ini bukan surga tak ada tempat untuk goyang "morena"
sudahi ngeluh di fb karena negeri tak butuh orang pengeluh sejati
bangkit dengan karya dan buktikan indonesia bukan hanya hebat di peta

NN GBS

Sastra pemimpin negeri

Para politisi sedang berbalas puisi
Garuda menganggap banteng muda boneka
Banteng membalas dengan mengungkit dosa lama garuda
Rakyat tak tahu, mereka nyata atau main drama?

Kami bingung, siapa yg akan menjadi payung?
Peduli negeri yang bukan sekedar adu gengsi
Sudahi saja mengungkit masalalu, kita bersama bangun negeri dari hulu.

Entah mau garuda atau banteng muda yang jadi pemimpin nusantara, jangan ada saling cela, toh kita sama. Generasi terbaik indonesia

NN GBS

Ujian termarjinal

Ujian yang tak teruji merajai negeri
Kertas-kertas penentu penghindar rasa malu
harus terisi dengan bulat-bulatan basi
harus lulus meski belajar terkesan tak tulus

potret negeri, memaksa kami untuk pintar dengan cara kurang ajar
mendapatkan satu lembar deretan nilai hasil rekayasa
hak-hak kami diperkosa
dipaksa pintar matematika padahal kami tak suka

mendidik generasi ahli logika dengan menghilangkan rasa cinta
ahh, menghasilkan orang pintar yang membodohi bangsa

manusia itu berbeda, tapi mengapa diukur pintar dengan cara yang sama ?

NN GBS