Wednesday, April 23, 2014

Tanah anarki

Ini tanah anarki, dimana dengki merajai negeri

Pemimpin sibuk cari kursi dengan modal janji-janji dan uang dua puluh ribu, cukup indah untuk dipakai menipu

Penipu ulung yang kurang beruntung tak bisa duduk di istana, rumah sakit jiwa jadi pelampiasan mereka.

Ditanah anarki, koalisi untuk memajukan negeri hanya bungkusan untuk mencari kesempatan menikam

Rakyat seolah ditakdirkan untuk melarat sementara konglomerat barat nyaman beristirahat dengan cukong keparat

Tanah anarki, tempat nyaman untuk menebar janji dan korupsi

NN GBS

Reactions:

0 comments: