Friday, February 26, 2016

Untukmu yang sudah menemukan cinta baru



Dulu definisi bahagia adalah aku dan kamu, seiring berjalan waktu pertengkaran menandakan bahwa ketidakcocokan mengambil peran

Pertama bertemu getaran cinta sudah nyata, jilbab ungu dengan polesan lips gloss pink menjadi memikat untuk kenal lebih dekat.
Tak butuh waktu lama untuk jatuh cinta kepadamu yang ku anggap sempurna, getaran cinta makin terasa. lisan berusaha mengungkapkan rasa, tak menyangka engkau pun membalas dengan rasa yang sama.

layaknya pasangan kekasih baru, angan cinta terbang setinggi angkasa. harapan ikrar cinta hingga pelaminan tiba sudah terencana, namun apa daya waktu mengingkan hal yang berbeda.
Dulu definisi bahagia adalah aku dan kamu, seiring berjalan waktu pertengkaran menandakan bahwa ketidakcocokan mengambil peran, kau pergi tanpa ku halangi dan kini nampaknya kau sudah menemukan cinta baru, tentunya bukan aku.

Sejak kepergianmu aku semakin giat menggunakan media sosial untuk bergalau ria, update status tentang kesedihan atau memantau keseharianmu lewat media sosial.
Sebulan berlalu dari sejak engkau tak lagi bersamaku, tak ku sangka kau sudah menemukan seseorang pengganti aku.
Terlalu cepat kau temukan cinta baru, disaat aku sibuk menambal luka atas kepergianmu.
Jaitan belum sempurna ku rajut, kini harus putus kembali disaat aku tahu kau sudah menemukan pengganti, sulit rasanya menyakini bahwa kata sayang darimu tak lagi disematkan untukku berganti orang memindahkan kata sayang untuk dia cinta barumu.


Banyak hal yang berubah sejak engkau tak lagi bersamaku. kini handphoneku setia dengan pesan singkat dari operator yang memberitahu bahwa masa aktif kartu sudah terlewat. tak sama seperti dulu, aku tak pernah alfa isi pulsa karena memberi kabar padamu adalah kewajiban setelah shalat dan berpuasa.
12 digit nomber handphonemu sudah diluar kepala, susah rasanya untuk lupa karena dulu jika ku alfa mengabari, omelan tanda perhatian sudah pasti ku terima.
Sekarang ku coba menghubungimu lagi, bukan untuk mengucapkan selamat pagi atau bertanya sudah makankah kau hari ini, aku hanya ingin berkata semoga engkau bahagia bersama cinta barumu sekalipun aku harus menunggu haru.




Aku tidak seperti seseorang dilayar kaca yang dengan mudahnya amnesia hanya terjatuh dari tangga.
Memori dari setiap kenangan bersamamu sulit untuk dilupa, bahkan jika aku pergi ketempat yang sama, kenangan itu hadir lagi untuk sekedar menyapa.
Ku sangat ingat, dulu ketika kita pergi bersama ke pasar seni, hujan tanpa diduga datang. lumpur dari genangan air mengotori sweater putih kesayanganmu, dengan manja kau merengek pergi untuk membersihkan sweater itu, bukan semakin bersih tapi semakin kotor akhirnya kita tertawa atas kebodohan yang dilakukan bersama.
Kenangan bersamamu terlampau banyak, jika kenangan itu berupa jalan mungkin akan sepanjang tol cipali-paliman.


Darimu aku tidak hanya belajar mencintai, darimu juga aku belajar ikhlas untuk rela melepas agar yang dicintai bahagia.
Terimaskasih untukmu yang telah mengajariku mencintai dan melepas hal tercinta.
sesungguhnya pelajaran mencintai dan melepas itu sangat berharga karena suatu saat aku pun melepas hal yang dicintai yaitu nyawa.
Kau berikan aku mata kuliah cinta yang tak pernah ku pelajari di universitas manapun.
Selamat atas cinta barumu

Kau sudah menemukan cinta baru,tapi aku masih sendiri meratapi cinta yang lama.

Jika kau berkenan tolong doakan aku untuk menemukan cinta baru sebaik dirimu atau jika kau sangat berkenan mari kita sama-sama mendaur ulang cinta lama menjadi baru tentunya bersamaku.

#Pernah dipublikasikan di Hipwee.com

Reactions:

8 comments:

Vinny Martina said...

Ujungnya ngajak balikan yah.. 😂 bagus banget, dik Gilang.

siti janiah said...

Hahaha..
Move on aja lah..cari yg baru..

Julia Rosmaya said...

Jadi ingat mantan #eh

Julia Rosmaya said...

Jadi ingat mantan #eh

Julia Rosmaya said...

Jadi ingat mantan #eh

Riendra siswin Rohmawatiningrum said...

Segera Move on yach gilang....
Cari yang baru , yang lebih anggun lebih perhatian and yang jelas tidak tega meninggalkan gilang melewati hari dengan kesedihan...chayo....

Wiwid Nurwidayati said...

Hmmmmmm sesuatu banget

Nychken Gilang said...

Terimakasih bunda dan kakak-kakaku yang sudah meluangkan waktu. iya nih mau move on. Bantu yah hehe