Friday, March 11, 2016

Patah hati seribu kali

"Sejak dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir"

Pembaca tahu dong quate siapa di atas ? yap, kalau tahu berarti kalian termasuk generasi galau.
Panglima Tiang Peng atau yang lebih familiar dengan sebutan Cut Pat Kay merupakan salah satu tokoh dalam cerita journey to west, itu loh film Kera sakti yang menceritakan seorang biksu bernama Tong Sang Cong, diutus ke barat untuk mencari kitab suci ditemani tiga muridnya, Sun Go Kong, Cu Pat Kay dan Wu Ching.

Jika merujuk istilah kekinian, Pat Kay menyandang gelar king of Baper dalam cerita itu. Alasannya, dulu sebelum menjadi siluman babi bernama Pat Kay, Ia adalah Panglima besar kayangan dengan 15.000 pasukan di bawah komandonya akan tetapi cinta mengubah segalanya. Dia jatuh cinta kepada Chang E, seorang dewi bulan berwajah cantik kalau di Indonesia seperti Dian Sastro versi imut.

Pada suatu hari Chang E jatuh dari bulan, Pat Kay yang melihatnya bergegas untuk menyelamatkan, tapi sungguh sayang, dia telat beberapa detik.  Chang E lebih dahulu diselamatkan Panglima lain bernama Wu Kang. Dari sanalah benih-benih cinta antara Chang E dan Wu kang tumbuh,

Pat Kai yang putus cinta berusaha sekuat tenaga mencari cara mendapatkan cinta Chang E, akhirnya ia memutuskan untuk mengubah takdir dengan  cara menyelinap ke roda waktu kayangan. Secara diam-diam, ia mengembalikan waktu guna memperbaiki kesalahan yang telat menyelamatkan gadis idamannya agar tak terjatuh dari bulan, sayangnya selalu saja Wu kang yang menyelamatkan Chang E.

Di tengah rasa frustasi, bukan cinta yang dia dapat tapi hukuman dari Kaisar langit karena telah mempermainkan roda waktu. Pat Kay akhirnya dihukum dengan hukuman merasakan 1.000 patah hati dalam 1,000 reinkarnasi. Simpelnya begini, Si A selama hidupnya selalu merasakan patah hati hingga kematian datang, di kehidupan selanjutnya pun ia merasakan patah hati hingga 1.000 kali kehidupan. Bayangkan patah jari saja sudah sakit luarbiasa apalagi patah hati hingga 1.000 kali. mungkin saja hatinya sudah tak berbentuk lagi.

Terkadang cinta mampu menumpulkan logika, seseorang bisa menatap jendela berpuluh-puluh tahun hanya untuk menunggu orang terkasih datang (kalimat tadi lebay). Mencintai manusia pasti memiliki resiko tak berbalas, seperti aku yang mencintai Dian Sastro, namun dia lebih memilih Nicholas Saputra, kalau mau jujur apa sih kelebihan Nicholas Saputra dibandingkan aku. Palingan dia lebih tampan, lebih kaya, lebih terkenal. okey ternyata banyak.

Mencintai manusia secara general didasari berbagai syarat, harus mapan, harus tampan, harus sopan serta berbagai keharusan yang lainnya. Mencinta muara dari berbagai cinta hanya perlu satu alasan yaitu takwa. Tuhan akan membalas cinta manusia dengan balasan berlipat-lipat. Tak akan kenal patah hati jika menitipkan cinta kepada pemilik raga. Di akhir kata aku berdoa

"Tuhan, telahku titipkan cinta ini padaMu, Tolong sampaikan kepada hambaMu yang telah Engkau pantaskan"

Reactions:

12 comments:

Andriyes Malini said...

Waahhh pilem kesukaan *ketahuan deh kalo termasuk generasi Galau. Hehe

"Tuhan, telahku titipkan cinta ini padaMu, Tolong sampaikan kepada hambaMu yang telah Engkau pantaskan" <<--- like this words

Aira zakirah said...

patah hati

Deasy Sang Pemimpi said...

Wah jd ingat duli rebutan remot TV sama ibuk cuma buat lihat 'Kera Sakti'

Suka sama doa di kalimat terakhir itu 👍

Deasy Sang Pemimpi said...

Wah jd ingat duli rebutan remot TV sama ibuk cuma buat lihat 'Kera Sakti'

Suka sama doa di kalimat terakhir itu 👍

Samrotul Mahmudah said...

jadi mulai baper lagi...

Wiwid Nurwidayati said...

Tuhan, telahku titipkan cinta ini padaMu, Tolong sampaikan kepada hambaMu yang telah Engkau pantaskan

ammin YRA dik gilang..terus tingkatkan diri menjadi terbaik agar di pantaskan untuk mendapatkan yang terbaik

Kholifah Hariyani said...

beneran, baru ngeh tentang patah hati 1000 kali.. hihi..

semoga cinta yang kau harapkan segera datang gilang.. semangaaat..

Rahim dani said...

Ternyata disini ada salah satu Muridnya Tong sang Chong... He...

Menanti Salam Lewat Bintang said...

"Tuhan, telahku titipkan cinta ini padaMu, Tolong sampaikan kepada hambaMu yang telah Engkau pantaskan"


↑↑↑ keren...

Sasmitha A. Lia said...

"Tuhan, telahku titipkan cinta ini padaMu, Tolong sampaikan kepada hambaMu yang telah Engkau pantaskan"

semoga segera disampaikan aamiin..

nur apriliyani said...

Mungkin sudah tersampaikan tinggal nunggu balesan


#apaini ngawur

Hahahaha

nur apriliyani said...

Mungkin sudah tersampaikan tinggal nunggu balesan


#apaini ngawur

Hahahaha