Thursday, April 28, 2016

Jam

Sekarang pukul berapa yah, ada yang tahu ? Kalau saat aku menulis sekitar pukul 7 WIB. Pernah ngga sahabat memperhatikan jam?, jangan-jangan hanya memberi perhatian ke si dia saja, jam pun perlu hatian loh.

Benda bernama jam sering kali diabaikan, padahal dia berperan penting bagi kehidupan kita. Ia akan dilihat hanya dalam keadaan darurat misalkan di saat telat melakukan sesuatu.

Contohnya nyata orang yang selalu mengabaikan jam ialah aku. Kemarin malam mengatur alarm agar bangun pukul tiga dini hari. Ada sesuatu hal yang harus aku kerjakan. Disetlah alarm. Ternyata ketika saatnya tiba, alarm ku matikan. Alasannya masih ngantuk, tetiba bangun pukul lima. Sibuk sana sibuk sini, walhasil kegiatan yang telah diagendakan terbengkalai.

Jam menunjukan sesuatu hal yang sangat terbatas bagi kita, yaitu waktu. Manusia diberikan jatah waktu merata 24 jam seluruh dunia. Tidak ada orang kaya di belahan dunia manapun, bisa beli waktu.

Beralih ke sisi lain. Ada yang perlu aku tafakuri dari benda bernama jam. Ia tak pernah lelah berdenting, menunjukan setiap detik waktu berharga bagi manusia. Tapi apa yang ia terima? Terpaan pengabaikan. Aku contoh nyatanya. Sekalipun tak diperhatikan ia terus memutari angka-angka. Tidak pernah berhenti karena merasa pekerjaan yang dilakukannya sia-sia.

Aku mulai berpikir untuk meneladani jam, menebarkan manfaat tanpa berharap pujian. Menembar kebaikan sekalipun dibalas pengabaikan bahkan cacian. Belajar dari jam yang tak lelah menunjukan waktu, sekalipun ribuan pengacuhan ia dapatkan.
posted from Bloggeroid

Reactions:

13 comments:

Ciani L said...

Aku perhatian sama jam kug.. Lirak-lirik apalagi mendekati waktu makan siang, hhaa

Wiwid Nurwidayati said...

aku sering gitu juga lang
setel jam beker, matikan ketika berbunyi..

terbengkelai dah rencananya

Miftahul Rohmah said...

Jangan siasiakan waktu mas gilang 😀😀 semoga bisa menjadi pelajaran besok besok nggak cuma perhatian sama si dia aja yaa 😀😊

Vinny Martina said...

Aih keren, berapa jam aa gilang kepikiran untuk menjadikan jam sebagai filosofi hidup ya...

lisa lestari said...

Bagus filosofi jam, bener, menebar manfaat tanpa berharap pujian

lisa lestari said...

Bagus filosofi jam, bener, menebar manfaat tanpa berharap pujian

Khikmah Al-Maula said...

Wah aku juga gitu, masang alarm jam 3, tapi malah dimatiin, haha...

nur apriliyani said...

Sama Bang, berapapun diset tuh alarm bangunnya jam lima trus... halah kasihan jamnya dicuekin padahal sudah rela bangunin.

Heni Susilowati said...

Alarmku banyak.:D

HERU WIDAYANTO said...

Tahu gk kenapa jarum jam terus memutar tak henti2 ???
Karena dia mencari angka 13 gk ketemu2 ... heheee

HERU WIDAYANTO said...

Tahu gk kenapa jarum jam terus memutar tak henti2 ???
Karena dia mencari angka 13 gk ketemu2 ... heheee

Rahim dani said...

Filosofi jam... Hmnn
keren...

Rahim dani said...

Filosofi jam... Hmnn
keren...