Friday, June 17, 2016

Rahasia-Rahasia Tuhan

Banyak hal yang menjadi rahasia Tuhan di muka bumi ini. Misalkan kapan terjadinya kiamat. Pernah ada yang meramalkan bahwa kiamat akan terjadi di penghujung 2012 bahkan filmnya pun laku keras. Kita tahu bersama kiamat di tahun itu tidak pernah terjadi.

Entah kenapa orang-orang kepo banget dengan akhir peradaban manusia. Jujur di saat booming kiamat 2012 aku sih ngeri. Saat itu bertepatan dengan ujian nasional. Masa UN aja belum kiamat sudah datang. Aku tidak akan pernah merasakan indahnya masa kuliah kalau tahun 2012 menjadi akhir dunia. Padahal kuliah juga nggak Indah-Indah banget. Pedih malah harus begadang tiap hari untuk mengerjakan tugas. Eh kok aku jadi curhat. Maafkan kawan.

Rahasia Tuhan yang kedua yaitu surga dan neraka. Kalau boleh aku bertanya teman-teman memilih jadi penghuni surga atau neraka ? Aku sih memilih jadi penghuni hatimu. Duh mulai baper. Kebanyakan tentu akan menjawab surga. Di surga segala sumber kenikmatan tersedia. Kita hanya meminta maka langsung tersedia. Kalau begitu di surga nanti aku akan meminta kamu saja deh. Baper lagi. Bicara surga dan neraka jadi inget lagu om chrisye yang liriknya begini "Jika surga dan neraka tak pernah ada. Masihkah engkau bersujud kepadaNya." dalam banget lirik lagu itu. Apakah kita beribadah hanya mengharapkan terhindar dari neraka serta diberikan kenikmatan surga ? Mari kita renungkan kembali.

Rahasia Tuhan yang ketiga ialah jodoh. Membahas tentang jodoh memang selalu asyik apalagi ditemani secangkir kopi dan senyuman manis dari si dia akan terasa dunia milik kita berdua. Yang lain kasihan diusir. Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan seperti sandal yang kemanapun bersama, romantis sekali. Jodoh ialah hak prerogratif Tuhan. Tak ada yang tahu. Mungkin saja aku berjodoh dengan pangeran dari Zimbabwe. Tunggu Lang ada dua ketidakmungkinan. Pertama kamu cowok nggak mungkin berjodoh dengan pangeran. Kedua Zimbabwe bukan kerajaan. Okey aku salah tapi intinya jodoh adalah cerminan diri. Jika ingin jodoh terbaik maka perbaikilah diri.

Rahasia Tuhan yang terakhir ialah kematian. Memang kematian selalu datang tak terduga. Kematian tak pernah mengetuk pintu. Menghampiri siapa saja yang sudah dikehendaki. Bukti nyata kematian sungguh tak terduga terjadi pada ikan piaraanku. Seminggu lalu ikanku mati tanpa sebab yang jelas. Ajal menghampirinya sebelum ia berpamitan kepadaku. Sedih memang ditinggalkan sesuatu yang kita sayang. Aku percaya engkau ikan yang baik hati. Tuhan akan menyapamu dengan panggilan paling lembut. Berkat perantaramu keluargaku terhindar dari nyamuk demam berdarah. Kau memakan Jentik-Jentiknya. Andai aku boleh meminta semoga ikanku bahagia di surga. Seminggu lalu ikanku yang mati. Mungkin besok lusa giliran kita. Mari siapkan bekal terbaik.

Reactions:

6 comments:

Ciani L said...

Mari siapkan bekal terbaik...

Wiwid Nurwidayati said...

Seeing terlupa mempersiapkan bekal terbaik

lisa lestari said...

kematian mengajarkan banyak hal

HERU WIDAYANTO said...

Betul, siapkan bekal dari sekarang.
Seperti tembang Turi-Turi Putihnya Kanjeng Sunan Giri.

Sakifah Ismail said...

Terima kasih sudah mengingatkan

Vinny Martina said...

Kematian adalah rahasia Tuhan