Saturday, September 3, 2016

Mengintip Bidadari

Aku di sini hanya bisa mengintip bidadari
Mengintip lewat layar lima inci
Gerakan jari mengukir kerinduan selama ini
Berbagi segala rasa termasuk pedih di dalamnya

Dari dadaku munculah secerca harapan kita
Sekadar tuk bersua
Bertukar rindu dan air matamu Adinda

Namun jarak begitu perkasa
Memisahkan arti bahagia
Membentengi berbagai rasa
Hingga luka yang hanya tercipta

Saat bidadari terlelap
Aku hanya bisa berharap 
Dalam mimpinya 
Hanya aku saja

Reactions:

5 comments:

Wiwid Nurwidayati said...

Sabar ya aa...ada saatnya nanti disatukan...

Wiwid Nurwidayati said...
This comment has been removed by the author.
EstinaLa said...

eeaaaa. kau bidadari jatuh dari surga dihadapanku. eeeaaa

Ciani L said...

Uuu la la .....

Audrey Saudjhana said...

Lah, ini bidadarinya kemari.