Wednesday, September 21, 2016

Tak Mampu Sendiri.

Pikiran melayang kemudian mendarat ke zaman SMA. Ketika kelas 1 SMA dalam kondisi aku masih imut dan senantiasa langsing, pernah belajar sosiologi dengan pokok bahasan manusia. Hayo siapa yang termasuk spesies manusia ? Jangan-jangan ada sebagian makhluk astral yang meluangkan waktunya membaca tulisan ini, ah serem juga. Hantu zaman sekarang sudah main internet.

Kembali lagi ke sosiologi yuk ? dalam salah satu materinya pernah menerangkan bahwa manusia tak bisa hidup sendiri maka disebutlah manusia sebagai makhluk sosial atau bahasa kerennya zoo politicion (Bener ngga sih nulisnya) Sebagai makhluk sosial manusia memerlukan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia akan sangat kesusahan bila hidup tanpa orang lain. Terbayang ia harus membuat bajunya sendiri, memasak sendiri bahkan berkembang biak sendiri dengan cara membelah diri.

Takdirnya sebagai makhluk sosial membawa manusia pada sebuah realita. Realita yang merasakan kesepian hati bila hidup sendiri. duh jadi baper. Jangankan untuk hal besar seperti membuat rumah sendiri bahkan untuk memotong kuku bagian jari kiri, kita akan merasa kesulitan membutuhkan oranglain untuk memotongnya. Silakan coba gunting kuku kelingking kiri, apakah bisa dilakukan sendiri ?

Berbicara tentang manusia, rasanya tak komplit jika tidak membahas cinta. Manusia dan cinta ibarat kaos kaki dengan sepatu tak indah jika tidak bisa bersatu, duh baper lagi. Setiap manusia punya kecenderungan untuk ingin dicintai terlepas akan berbalas maupun tidak. Hampir mustahil ada manusia yang mampu bertahan dalam kesepian seumur hidupnya. Penjara paling rahasia di Amerika bernama
Communication Management Units atau disingkat CMU "Menyiksa" tahanannya dengan melarang mereka berkomunikasi. Larangan berkomunikasi merupakan hukuman paling sadis untuk makhluk sosial bernama manusia .

Pesannya, sehebat apapun manusia tak bisa hidup sendirian akan ada hati yang menuntut untuk dilengkapi. Akan ada perasaan yang tak tahan bila terlampau lama sendiri. Yuk cari pelengkap hati lalu bawa ia ke penghulu agar hidup tak galau mulu seperti aku.

Reactions:

8 comments:

lisa lestari said...

betul itu...setuju aku lang dengan pesan gilang

lisa lestari said...

betul itu...setuju aku lang dengan pesan gilang

Ciani L said...

Aku bisa tuh Aa gunting kuku kelingking sendiri :v

Ainayya Ayska said...

Ehm, baper si ka Gilang takut kehilangan...

Ahihi

Bang Syaiha said...

Analoginya jelek ah, masa cinta diibaratkan kaos kaki dan sepatu... Bau, mas... Hahahaha

Salam

Miftahul Rohmah said...

Pernah imut dan langsing yaa a' ? 😂

Wiwid Nurwidayati said...

ah tulisannya selalu ada kode buat dik ci

Vinny Martina said...

Jadi aagil butih teman pelengkap?