Tuesday, October 11, 2016

Bingkisan Terakhir

Maut mengetuk pintu tanpa permisi
Tak peduli siap atau tidak
ia datang menghampiri
Tua atau muda bukan patokan
Jika Tuhan sudah menentukan

Sejatinya hidup adalah seni menata kehilangan
Satu persatu apa yang dipunya akan sirna
Uang, orang yang disayang bahkan nyawa
Itu semua titipan Zat paling kuasa

Manusia, makhluk penuh harap
Berdoa kepada Tuhan
Menempatkan ia di sisi terbaikNya

Seperti seorang guru yang sedang memanggil siswanya satu persatu
Tuhan mendahulukan kamu karena Ia sedang merindu
Aku cemburu, cemburu dengan kamu yang lebih dahulu bertemu pencipta dengan keadaan yang didamba semua hamba

Selamat jalam Serda Agung Purnomo, engkau tetap seorang prajurit yang sedang bertugas di Surga.

Reactions:

7 comments:

Ciani L said...

Turut berduka cita, semoga semua amal beliau diterima di sisiNya

lisa lestari said...

semoga amal ibadahnya diterima Allah...aamiin

lisa lestari said...

semoga amal ibadahnya diterima Allah...aamiin

Ainayya Ayska said...

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un...

Wiwid Nurwidayati said...

Innalillahi wa inna ilaihi roojiun

el rina laila said...

Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun, masyaallah, semoga semua amal sahabat a'gyl di terima

el rina laila said...

Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun, masyaallah, semoga semua amal sahabat a'gyl di terima