Saturday, October 29, 2016

Melabuhkan

Aku lelaki biasa
dengan harapan membuncah di dada
Ingin berlayar mengarungi luasnya samudra
bermodalkan kapal kayu yang diukir tanganku

lautan terhampar dimataku
aku hadapi tanpa ragu
Kapalku hancur diterjang gelombang biru
Sirna sudah semua anganku

Hanyalah aku yang hidup dengan kepingan kayu
melawan kematian di tengah buasnya samudra hindia

Aku hidup mengandalkan angin
Ia membawaku ke Selat Malaka
Berharap menemukan daratan
tempat melabuhkan segala keresahan

Di Selat Malaka
aku melabuhkan badan dan perasaan
Ditemani senyum manis seorang gadis












Bagai sungai yang merindu
samudra aku tahu tempat melabuhkan cinta

Reactions:

5 comments:

lisa lestari said...

Duuuh Gilang....

Ainayya Ayska said...

Melabuhkan rasa di selat malaka

Ahaha

Na said...

Perjalanan penuh rintangan akhirnya menemukan Cinta.
Nice.

Ciani L said...

Sukaaa... Sama puisinya :)

Ran Ran said...

Trasa di tengah samudra pas baca puisinya..

:D