Monday, October 24, 2016

Rintihan Palsu

Ia berada di samping jalan
mengadahkan tangan meminta belas kasihan
Belum makan menjadi pamungkas
Beberapa uang recehan lepas dari pria berjas

Sehari berlalu
uang bernominal 500 ribu menjadi imbalan untuk drama yang ia lakukan

Kaki buntungnya palsu
Lukanya palsu
Jeritan belasan kasihannya pun palsu

Di rumah megahnya
Ia menghias wajah seolah peluh luka

Reactions:

1 comments:

Ciani L said...

Dunia ini bagai panggung sandiwara ...