Wednesday, April 12, 2017

Sehari Bersama Doraemon

Matahari sudah menunjukan bentuk sempurnanya namun aku masih berkutat dengan niat pergi ke perpustakaan untuk mencari referensi skripsi. Entah malas jenis apa yang menggelayutiku sehingga sejuta alasan tercipta untuk menunda-nunda syarat memeroleh gelar sarjana.

Setelah berkutat cukup lama akhirnya semangat kembali hadir. Tas sudah diisi laptop dan beberapa alat tulis. Ditekadkan dalam diri untuk pergi. Sesampainya di kampus lalu menuju perpustakaan tetapi 30 menit di sana otak jadi blank, tujuan semula pudar. Beberapa kali teralihkan fokus oleh hape dan walhasil aku putuskan meninggalkan perpustakaan untuk menemui seseorang.

Aku akan bertemu Doraemon, wih baling-baling bambu. Kami janjian di Taman Lansia, katanya Doraemon sedang bersama temannya. Aku harapkan temannya itu Shizuka, gemes-gemes gimana gitu kalau Shizuka. Tak terasa aku telah tiba di taman lansia. Tempat janjian yang tidak kekinian memang. Lansia kan akronim dari lanjut usia. Jangan-jangan Doraemonnya sudah mulai sadar umur #ups.

Beberapa kali aku melihat sekitar namun Doraemon tidak ditemukan, aku malah menemukan T-rex jinak yang terpatung. Aku raih Hape untuk menghubungi Doraemon. Beberapa menit setelah itu Doraemon datang dengan temannya, sayangnya bukan Shizuka. Asyik berbincang, kamipun merasa lapar, mie ayam menjadi pelampiasan.

Doraemon punya rencana untuk bertemu dengan temannya lainnya di jembatan Skywalk. Aku pun membuntuti, siapa tahu ketemu Shizuka. Ternyata Doraemon tak bertemu Shizuka tapi malah bertemu duo supermom yang doyan nulis serta satu pasangan suami istri, nah pasangan manten ini yang buat baper. Di Skywalk Cihampelas, doraemon ini rela mengabadikan moment kemesraan pasangan baru itu. Pukpuk Doraemon.

Tak terasa pertemuan dengan Doraemon menemui titik perpisahan. Dia harus ke tempat lain dengan pintu ke mana saja yang dia miliki. Doraemon ini sekarang tinggal di Malaysia tapi berasal dari Medan. Sudah liburan di Bandung kemudian mau ke Yogya dan Solo. Aku jadi pengen seperti Doraemon.

Reactions:

3 comments:

Ciani L said...

Wkwkwk... Pintu pintu kemana sajanya Aa..

Dewi Mariyana said...

Ahahahah aa terimakasih loh ya...

Wiwid Nurwidayati said...

Cie CIE, pengin kayak doraemon biar bisa ke solo