Saturday, June 3, 2017

PDKT Dengan Linguistik

Ada sebuah peribahasa yang mengatakan

"Cara seseorang berbicara mencerminkan siapa dia.
Tidak mungkin seorang perampok menggunakan bahasa yang halus ketika melancarkan aksinya, eh ada deh perampok uang rakyat #Upsss

Saking pentingnya bahasa bahkan ada ilmu yang menjadikan bahasa sebagai bidang kajiannya, linguistik namanya. Tetiba ada yang bertanya

"Lang apa itu linguistik ? sama nggak dengan gincu di bibir kaum Hawa?"

Tentu sama, lipstik dan linguistik sama-sama menarik untuk dipelajari kaum Adam.
Seorang pria yang paham dengan ilmu berbahasa biasanya lebih mudah meluluhkan hati kaum Hawa, apalagi jika dia rajin beribadah dan punya rumah serta mobil mewah. Dijamin calon mertua kesulitan menolaknya.

Om Ferdinan Dee Sanssure adalah tokoh paling ngehits dalam ilmu linguistik modern. Om Ferdinan ialah seorang linguis (sebutan untuk pakar linguistik) asal negeri pizza, tahu kan negeri pizza itu negara mana ?
Yap betul Zimbabwe, eh Prancis deh. Om Ferdinan menulis buku yang hingga saat ini menjadi referensi wajib untuk mempelajari linguistik, Cours de linguistique generale nama bukunya. Kebayangkan isinya seperti apa ? baca judulnya aja susah.

"Lang arti Cours de linguistique generale apa sih rumit banget ?"

Kurang lebih artinya "Buanglah sampah pada tempatnya" Bagi yang tidak percaya silakan buka google terjemahan bahasa Prancis. Saya juga ngasal menerjemahkannya.
Dalam buku itu Om Ferdinan menggunakan beberapa bahasa gaul ala Linguis di antaranya :

1) Language adalah satu kemampuan berbahasa yang ada pada setiap manusia yang sifatnya pembawaan.

2) Langue adalah mengacu pada suatu sistem bahasa tertentu yang ada dalam benak seseorang.

3) Parole adalah ujaran yang di ucapkan atau di dengar oleh kita.

Dari ketiga bahasa gaul ala Linguis itu saya menyimpulkan bahwa janji manis mantan termasuk Parole.

Layaknya martabak yang banyak jenisnya dari martabak keju hingga martabak spesial pakai telur, linguistik pun terbagi atas beberapa jenis. Dilihat dari telaahnya linguistik dibagi dua yaitu :

1. Linguistik Mikro adalah struktur internal bahasa itu sendiri, mencakup struktur fonologi, morpologi, dan sintaksis (Kita bahas nanti ini asyik deh)

2. Linguistik Makro adalah bahasa dalam hubungannya dengan faktor-faktor di luar bahasa, seperti sosiolinguistik, psikolinguistik, antropolilinguistik dan dialektologi ( Ini juga asyik)

Nah ternyata belajar bahasa itu asyik. Dengan belajar bahasa kita bisa tahu isi hati si dia. Eh luruskan niat belajarnya.

Reactions:

2 comments:

Muhamad Septian Wijaya said...

Asik keren il.ubya, tapi sisa hq sudah yah namanya 😂😂

Ciani L said...

pusing belajar bahasa itu, hhaa