Tuesday, November 28, 2017

Dari Menjual Buku Hingga Jualan Yang Tak Kasat Mata

Saya membaca sebuah artikel yang menakutkan, terutama untuk generasi muda usia 17 hingga 25 tahun. "90 % anak muda 10 tahun ke depan akan jadi gembel" Kurang lebih begitulah judul artikel yang saya baca. Gembel di sini memiliki arti sebagai tunaasmara, eh bukan deh tapi tunawisma. Prediksi yang menyakitkan, tetapi kalau dipikir-pikir benar juga. Sekarang harga rumah sederhana di daerah pedesaan sudah menyentuh 200 juta lebih sedangkan gaji UMR tertinggi sekitar Rp. 3.648.035 (Propinsi Jakarta).

Diasumsikan dengan gaji 3,6 juta/ bulan perlu berapa bulan untuk mencapai 200 juta ? bentar saya ambil kalkulator dulu. Taraaa untuk mencapai 200 juta perlu 56 bulan atau sekitar 4,5 tahun dengan catatan tanpa pengeluaran sedikitpun, bolehlah sebulan sekali makan micin 😂, eh itu belum termasuk inflasi selama 4,5 tahun mendatang 😭. Mendadak pusing, ngga biasa ngitung 😞

Lalu apa yang harus kita lakukan ? kalau kalian memiliki orang super kaya sih tenang saja. Minta rumah ibarat minta permen, dikasih sampai kenyang. Kalau kalian senasib dengan saya, hanyalah pemuda biasa pengendara roda dua, tetapi InsyaAllah tidak mendua 😂 bagaimana nasibnya ? ada beberapa cara

Pertama, ikutilah sebanyak mungkin kuis yang berhadiah rumah. Siapa tahu beruntung kalau tidak pernah menang, turut berduka cita berarti kalian tidak cocok kerja di air 😂. Ikutilah cara kedua.

Kedua, cocok sekali untuk berwajah tampan dan cantik. Menikahlah dengan orang kaya, dan otomatis kalian jadi kaya 😂😂 . Jika kalian memiliki wajah orangtua biasa aja seperti saya, lupakan cara ini 😂.

Ketiga, bisnis apapun selagi itu halal. Jujur saya tidak memiliki keahlian bisnis. Dulu sifat saya pemalu dan sekarang memalukan 😂. Jangankan bertemu orang, dekat dengan perempuan aja gemetar. Semenjak jualan Novel "Menuntaskan Rindu" skill bisnis sedikit terasah. Tidak malu lagi menawarkan dagangan bahkan pernah menunggu berjam-jam sambil hujan-hujan hanya untuk mencari untung 10-15 rb dari jualan novel.

Sekarang saya mencoba mendalami digital marketing, jualan sesuatu yang tak kasat mata. Jualan pulsa, token listik, tiket pesawat, dan jual-beli cryptocurrency atau apapun yang bisa dijual kecuali janji manis 😃. Sesekali masih menulis juga di web pribadi Nychken.com sebagai pelampiasan kalau rugi 😂.

Semoga kelak saya tidak menjadi penghuni pondok mertua indah kalau terpaksa menghuni cukup sebentar saja. Tujuan di dunia memang bukan untuk kaya, tetapi kemiskinan sangat dekat sekali dengan kekufuran.

Reactions:

0 comments: